Jung - All Post
tabungan-valas-britama



Kalau kamu masih belum mengerti, melalui artikel ini saya akan membahas bagaimana cara menabung valas di BRI. Nggak perlu khawatir, menabung di BRI dalam bentuk tabungan valuta asing juga punya banyak keuntungannya.

Istilah valas sendiri adalah singkatan dari valuta asing. Tabungan valas dapat digunakan untuk transaksi jika kita bepergian ke luar negeri atau berbelanja dengan mata uang asing. Secara garis besarnya sih, tabungan valas adalah tabungan yang menggunakan mata uang asing atau valuta asing. Mata uang yang digunakan dapat dalam bentuk dollar, yen, euro atau valuta asing lainnya di dalam rekening valas kita. Pada dasarnya tabungan biasa dan valas adalah sama saja, yang membedakan hanyalah mata uang yang digunakan di dalamnya.

Kamu bisa menabung valas melalui beberapa bank di Indonesia yang menyediakan tabungan valas. Salah satunya yang akan kita bahas adalah tabungan valas dari Bank BRI yaitu BritAma Valas.

BritAma Valas merupakan produk layanan tabungan valuta asing dari Bank BRI. Kemudahan transaksi perbankan tentunya dijamin oleh Bank BRI sebagai salah satu bank resmi milik pemerintah. Kemudahan setoran dan frekuensi transaksi ditunjang dengan fasilitas internet banking BRI. Selama saldo dan syarat yang berlaku terpenuhi, nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi valuta asing dalam kegiatan sehari-hari.

BritAma valas nggak cuman bisa buka tabungan dollar saja loh. Melalui BritAma Valas, sampai saat artikel ini ditulis telah mendukung 10 jenis valuta asing yaitu:
  • EUR (Euro Eropa)
  • SGD (Dollar Singapura)
  • USD (Dollar Amerika)
  • AUD (Dollar Australia)
  • CNY (Yuan China)
  • AED (Dirham Uni Emirat Arab)
  • GBP (Poundsterling)
  • HKD (Dollar Hongkong)
  • SAR (Riyal Arab Saudi)
  • JPY (Yen Jepang)

Bagaimana Cara Menabung Valas di BritAma Valas BRI?

Jika kamu ingin membuka tabungan valas BRI caranya cukup mudah. Namun, memang harus diperhatikan syarat-syarat ketentuan untuk membuka tabungan tersebut. Langkah awal yang harus dilakukan adalah memenuhi persyaratan awal sebagai berikut ini:
  • Pengajuan oleh calon nasabah harus mengisi formulir aplikasi pembuatan rekening yang bisa diakses melalui website eform.bri.co.id atau bisa langsung mendatangi kantor cabang BRI terdekat di tempat tinggalmu.
  • Mempersiapkan identitas diri seperti KTP dan NPWP untuk Warga Negara Indonesia. Sedangkan untuk warga negara asing cukup menggunakan Paspor dan KIMS/KITA/KITAS

Jika syarat-syarat di atas sudah terpenuhi, kamu bisa mengajukan langsung tabungan BritAma Valas ke kantor cabang BRI terdekat. Jangan lupa untuk memilih mata uang atau valuta asing dan melihat suku bunga BritAma Valas.

Selain itu, pastikan untuk mengisi setoran awal berupa USD 50, AUD 50, SGD 65, EUR 50, CNY 350, AED 175, HKD 350, GBP 50, JPY 5.000, atau SAR 300. Hal ini bertujuan untuk mengisi minimal saldo di tabungan valas kita.

keuntungan-pertukaran-valuta-asing

 

Apasih Keuntungan Menggunakan BritAma Valas?


Nah, selanjutnya setelah kita membahas persyatan, akan lebih menarik juga membahas keuntungan. Keuntungan ini bisa kamu dapatkan sebagai pertimbangan untuk membuka tabungan valuta asing melalui Bank BRI. Beberapa keuntungan yang kamu dapatkan ketika menggunakan BritAma Valas antara lain:
  • Aksesibilitas Kartu ATM/debit BRI untuk melakukan cek saldo. Jadi, kamu bisa cek informasi saldo valas tabunganmu kapan saja dan dimana saja
  • Gratis asuransi kecelakaan diri (Personal Accident)
  • Nilai tukar kompetitif melalui suku bunga yang diberikan
  • Setiap nasabah yang mempunyai saldo minimal Rp500.000, maka berhak atas jaminan asuransi kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan sebesar 250% dari saldo terakhir atau maksimum sebesar Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah)
Selain itu, BRI melalui tabungan BritAma Valas juga mendukung transaksi Real Time Online melalui lebih dari 10.000 unit kerja dan 23.000 ATM di seluruh Indonesia.

Nah gimana, menarik bukan menggunakan tabungan valas dari BRI? Syarat pengajuannya cukup mudah dan memiliki banyak sekali keuntungan. Tabungan BritAma Valas ini lebih cocok digunakan untuk kamu yang sering travelling, studi atau bekerja di luar negeri.

Kamu nggak perlu repot pergi ke money changer untuk menukarkan uang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Cukup menggunakan tabungan valas dari BRI. Buat kamu yang tidak menggunakan tabungan ini untuk kegiatan di luar negeri, produk ini juga bisa digunakan pilihan instrumen investasimu. Menarik bukan?


Marhaban ya Ramadhan, selamat menjalankan ibadah puasa dan ramadhan. Kali ini, saya ingin membagikan beberapa rekomendasi font gratis yang bisa kalian gunakan sebagai desain Ramadhan dan Lebaran.


Kumpulan font yang ada di sini bisa kalian gunakan untuk desain spanduk, e-flyer, poster hingga sebagai tipografi feed IG atau media sosial lainnya dalam nuansa Ramadhan dan Lebaran. 

Arabian Script

Arabian Script font by Royaltype on Dafont


Font jenis script ini di desain oleh Royaltype dengan lisensi penggunaan free for personal use only. Font jenis ini cocok sebagai decorative font maupun digunakan untuk styling handbrush typography pada saat ramadhan dan lebaran.

Berkah Ramadhan

Berkah Ramadhan font by Madatype Studio


Rekomendasi font selanjutnya yang dapat digunakan sebagai font marhaban ya ramadhan adalah Berkah Ramadhan dari Madatype Studio. Font ini rilis di tahun 2020 melalui Dafont. Font decorative ini berjenis handwritten brush yang dapat dengan mudah diaplikasikan dengan ditemani serif font.

Ramadhan Kareem

Ramadhan Kareem font


Nah, font kali ini adalah Ramadhan Kareem dengan jenis kaligrafi. Dimana, font dengan style kaligrafi memang cocok digunakan untuk style mediteranian. Termasuk penggunaan font untuk nuansa desain ramadhan dan lebaran. Font dari Adefa Studio ini dapat digunakan dengan lisensi personal use only.

Ramadhan Karim

Ramadhan Karim font by Mikrojihad


Font dengan jenis typeface selanjutnya adalah Ramadhan Karim. Arabic typeface besutan Mikrojihad ini dapat digunakan sebagai desain ramadhan dan lebaran dengan lisensi personal use only. Font ini tersedia dengan gratis melalui Dafont.

Sketsa Ramadhan

Sketsa Ramdhan font by Hendra Pratama


Terakhir, font typeface Sketsa Ramadhan besutan Hendra Pratama ini saya rekomendasikan untuk kalian para desainer. Font dengan alternates ini dapat di download melalui Dafont dengan lisensi personal use only ya.

***

Sekian rekomendasi font gratis untuk desain ramadhan dan lebaran kali ini. Beberapa font yang bisa kalian gunakan untuk pekerjaan desain ya. Kalau kalian ada permintaan rekomendasi font lain, saran atau komentar bisa dilanjut dibawah.

Ruwet yowisben, cuman punya foto catatan kayak gini



Halo...


Mungkin hanya satu kata di atas yang bisa saya ucapkan untuk membuka artikel blog ini. Setelah sekian lama saya tidak menulis. Bukan tidak sempat. Bukan tidak ingin. Bukan sengaja membiarkan.

Bukan. Bukan hanya itu.

Kembali menulis blog adalah kembalinya saya ke tempat logika berpikir yang bisa diasah. Tempat di mana otak yang diciptakan untuk merangkai argumen dan fakta yang berdasar. Kalo bisa dibilang ya, menulis adalah pekerjaan.

***

Ngomongin kerja atau pekerjaan, kalo kita generalisir secara sederhana akan muncul pertanyaan kenapa ya kita harus bekerja. Eits... pertanyaan sederhana seperti ini juga bisa muncul dari anak, keponakan atau cucu kalian.
"Kenapa sih ayah kerja?"
Pasti jawabannya kalo mau sederhana ya cuman nyengir, "Biar bisa beliin adek mainan". Sudah, gitu aja?

Padahal jauh dibelakangnya banyak alasan yang cukup kompleks.
You get what you work for, not what you wish for.
Nyatanya dunia kerja itu nggak cuman perihal berangkat pagi dan pulang sore. Seorang MT atau Management Trainee nggak akan segan-segan nyoba belajar di berbagai posisi. Mulai dari data entry engineer sampai cleaning services engineer. Ya, nggak salah sih, soalnya nggak semuanya harus sementereng yang tertera di akun LinkedIn-mu. Apalagi biar dilirik sama kompetitor startup lain.

Kenapa bisa begitu? Biasanya karena kamu palu gada. Apa yang bos lu mau lu ada.
"Padahal gaji segini doang, kok harus ngerjain ini itu?"

Kerja itu ngga perkara perhitungan rumit materil apa yang didapat dan apa yang diterima. Tapi kamu harus tahu batasannya. Kamu sudah besar, sistem mentoring dan belajar itu bertingkat. Saya kasih tau ya, pada saat elementary school kita dibimbing dan diberi contoh. Lanjut di jenjang berikutnya, contoh demi contoh sudah mulai dihilangkan. Sampailah pada dunia kuliah, tidak ada contoh sama sekali. Kamu harus improve dengan sendirinya.

Akhirnya kamu masuk dunia kerja, sampai akhirnya kembali bekerja. Tidak ada contoh, kamu sendirilah yang memutuskan apakah harus bekerja atau tidak. Ya walaupun ujung-ujungnya harus kerja apa saja asal bisa makan, ya nggak?

Kebanyakan mereka yang bekerja atau kembali bekerja sering merasa tidak kompeten, sederhananya sih nggak pede dengan ability yang sudah mereka asah. Miskonsepsi dari eksekutor juga jamak ditemui asal bos senang.

Kalo boleh dibilang sih ya, semua hal harus dicobain dulu. Namanya juga orang kerja, belajar kerja, atau kerjanya belajar. Nggak cuman kemampuan diri yang diasah, kepercayaan juga harus didapat. Tandain deh, di umur 30-an kamu mau jadi apa. Bekerja atau kembali bekerja? Atau malah jadi pengusaha alias entrepreneur? Hayoloh!

Have a nice day!

Ngomongin tentang blog dari sisi teknis ya emang nggak jauh-jauh dari pembahasan tentang hosting, pemilihan domain dan provider. Tentu saja, kalo soal mana yang lebih diutamakan, memilih domain harus lebih didahulukan. Misalnya memilih menggunakan custom domain, ya jangan lupa untuk cek ketersediaan domain terlebih dahulu. Ya, siapa tau kan, domain blog yang mau dipilih udah tidak tersedia.

Selanjutnya, yang enggak kalah penting adalah pemilihan hosting. Apa itu? Ya ibaratnya, kita butuh sewa space untuk menyimpan data blog kita di internet. Ngomong-ngomong tentang hosting, kita dihadapkan lagi dengan pilihan menggunakan VPS atau justru menggunakan Shared Hosting. Loh, apalagi itu?

Apa perbedaannya?

Ada VPS, ada Shared Hosting. Apakah berbeda? Ya tentu saja. VPS singkatan dari Viritual Private Server atau server fisik yang dedicated untuk kita gunakan. Sedangkan Shared Hosting adalah server fisik yang digunakan bersama-sama untuk beberapa account atau pengguna selain kita.

Jadi, bisa diilustrasikan kalo VPS, kita menyewa sebuah PC Server untuk kita kelola dan digunakan secara penuh. Baik itu untuk satu blog atau beberapa blog sekaligus. Sedangkan untuk Shared Hosting, kita 'patungan' dengan orang lain dan berbagi space untuk menyewa PC Server tersebut.

Terus, apakah kita perlu memakai VPS untuk blog?

Sebentar, setelah saya menjelaskan mengenai VPS, ada baiknya perlu memahami hal-hal terkait VPS jika dibandingkan dengan Shared Hosting.

Ini yang sensitif nih, masalah harga. Saya menemukan beberapa penyedia shared hosting dengan kisaran harga mulai dari Rp. 10.000 untuk term satu bulan. Sedangkan VPS Indonesia termurah yang saya temui berani mengajukan harga mulai dari Rp. 100.000 per bulan dengan spesifikasi RAM 512 MB, 1 CPU dan 10 GB SSD. Memang secara kasar hitungan harga, masih 10x lipat lebih tinggi. Namun, resource yang ditawarkan cukup menarik untuk dicoba apalagi penyedia hosting dalam negeri pun sudah berlomba-lomba memberikan harga Rp 100.000 untuk VPS dengan spesifikasi tersebut.

Lantas, apakah dengan harga bisa langsung menyimpulkan bahwa blog kita perlu menggunakan VPS? Belum tentu. Lanjut! Memiliki resource yang dedicated sesuai spesifikasi paket memang membuat kita gampang sekali memilih instalasi OS yang digunakan. Yah,walaupun ujung-ujungnya harus ubek-ubek 'forum' lagi. Tapi dari sini, kalian harusnya nyadar sih kalo menggunakan VPS itu emang nggak semudah yang dibayangkan. Ada drawback yang harus dipertimbangkan.

Keleluasaan kustomisasi dibarengi oleh kesulitan untuk melakukan kustomisasi. Ibarat sepeda motor ya, kalian bebas melakukan modifikasi knalpot, shockbreaker atau bore up mesin. Tapi, nggak semudah itu kan kalian bisa bongkar mesin dan menjadi mekanik dalam satu malam?

Balik lagi ke VPS. Menurut saya, ada baiknya penguasaan teknikal di blog dengan shared hosting sudah dikuasai terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berpindah ke VPS (ya walaupun enggak menutup kemungkinan untuk kalian yang niat belajar VPS untuk memilih menggunakannya).

Jadi, pakai VPS nggak nih?

Penggunaan VPS ya boleh-boleh aja kalo emang tujuannya buat belajar. Nah, beda lagi kalo untuk keperluan migrasi. Boleh dihitung juga misalnya dengan traffic blog kita sudah mencapai 1.000 atau 10.000 pageview per hari, ini bukan berarti VPS menjadi sebuah kewajiban. Kenapa? Karena kalo kita menggunakan resource yang berlebihan ya jatuhnya overkill dan overpriced sih. Terlalu ngoyo kalo dalam bahasa jawa.

Padahal dengan shared hosting aja mungkin sudah cukup. Bahkan dengan biaya 50.000 sampai dengan 75.000 per bulan sudah bisa mengakomodir hal tersebut. Ibaratnya nih ya, kalo pake VPS kalian bisa ngebut. Tapi, apakah perlu ngebut kalo emang nggak lagi buru-buru. Iya kan? Terus, buat kalian yang ngerasa hosting sekarang emang rasanya agak 'seret' atau mulai lelet, mungkin perlu optimasi beberapa hal. Seperti apa? Ya bisa dengan pake platform yang lebih ringan. Terus kalo kalian make WP ya bisa dengan bersih-bersih plugin yang nggak guna sih.



Provider hosting pasti sudah menyiapkan server mereka dengan baik dan sia-sia aja kalo kita sebagai pengguna nggak pake itu dengan benar. Eh, bukan benar ding, tapi maksimal. Sudah bayarnya lumayan mahal, eh cuman dipake gitu-gitu aja.

Kesimpulan

Hehehe.. sudah kayak laporan penelitian aja, ada kesimpulan pada akhirnya. Ya, dari yang saya jabarkan di atas, balik lagi ke kalian. Mungkin dengan mudah jika pertanyaannya seperti ini:

  • Apakah sudah cukup 'paham' dengan performa blog yang kalian kelola?
  • Apakah kalian bisa melakukan assesment dan audit blog untuk menentukan pemilihan hosting yang digunakan
  • Apakah secara operasional resource yang diperlukan sudah cukup besar?
  • Bagaimana dengan optimalisasi? Sudah dilaksanakan atau jangan-jangan belum sama sekali?

Nah, gimana? Sudah tau jawabannya dong. Kalo masih belum, ya boleh diomongin di kolom komentar aja. Kita bahas bareng.
Photo by rawpixel.com from Pexels




Judul artikel ini bukanlah sebuah gertakan. Tapi, asumsikan saja saya sedang bercerita dengan sedikit bumbu-bumbu serius. Nggak perlu skeptis. Santai saja.

***

Mungkin akan lebih mudah jika diawali dengan sebuah pertanyaan:
"Apa alasan kalian membuat sebuah blog?"
Jadi begini, konsep berbagi paling mudah yang saya dipahami dan sederhana adalah membagi pengetahuan yang dimiliki. Seandainya kalian suka tentang makanan? Silakan ngumpul bareng dengan geng kuliner di kelas. Perkenalkan diri kemudian bahas dikit tentang lokasi makan yang enak dan lain sebagainya.

Kalian bisa saling berbagi tentang hal yang disukai, lakukan atau pun juga hal-hal yang nggak menyenangkan. Nah, nggak cuman di dunia nyata. Konsep berbagi juga bisa digunakan di dunia maya atau internet.

Jika di dunia nyata, kalian bisa menulis menggunakan buku catatan harian dan membagikannya kepada teman-teman. Sekarang, kalian bisa dengan mudah menuliskan hal serupa menggunakan internet. Topik yang ditulis pun sesuai dengan kemampuan dan kegemaran kalian. Boleh juga pandangan kalian terkait suatu hal seperti isu sosial maupun membahas tensi politik. Tapi, kenapa harus membuat blog? Apa alasannya?

My Personal Reason

Sekitar akhir 2008-an, saya membuat blog. Ya, media yang bisa digunakan untuk saling berbagi dalam bentuk apapun terutama tulisan. Alasan saya juga beragam. Selain karena untuk berbagi, media blog juga cocok sebagai tempat belajar. Saat itu saya senang sekali belajar tentang personal branding, self development dan visual graphic. Kemudian di tahun 2011, saya sedikit tertarik tentang dunia marketing. Pada saat itu sudah banyak sekali blog yang membahas tentang marketing. Bahkan marketing pun terbagi-bagi lagi menjadi sub topik yang lebih kecil. Salah satu yang menarik bagi saya adalah digital marketing.

Ilmu digital marketing sangat penting dipelajari dalam mengelola sebuah blog. Loh, kenapa penting? Karena jika niat kalian adalah berbagai, kenapa nggak serius untuk membagikannya kepada khayalak umum? Jika cuman kalian tulis dan dibiarkan begitu saja, akan sia-sia karena setiap harinya selalu ada informasi baru dan berubah. Tentu kalian nggak ingin apa yang kalian bagikan tenggelam begitu saja. Itu alasan sederhana dari saya yang juga menjadi dasar untuk membuat layanan blog beberapa tahun yang lalu.

Ngomongin tentang digital marketing, saya berkenalan dengan topik ini pertama kali dari blog. Pada saat itu saya pernah mendapatkan kesulitan ketika diberikan tugas untuk memasarkan suatu produk, dalam hal ini affiliate produk. Kerjasama ini sedikit sulit karena pemasarannya harus melalui media internet. Sedangkan saya nggak memiliki latar belakang marketing sama sekali. Wong ya namanya jualan kan ada ilmunya, lha itu, saya nggak punya. Nah, dari blog saya banyak belajar dengan mereka yang berkecimpung dalam digital marketing.

Why Digital Marketing so important?

Dari digital marketing saya memahami Search Engine Optimization (SEO). SEO menjadi pakem umum sebagau acuan bahwa website kalian sudah muncul di hasil pencarian melalui search engine. Wait what? Marketing dan SEO? Yap, tepat sekali. SEO adalah teknik pemasaran digital yang secara teknis menggunakan hasil pencarian sebagai tools untuk menghubungkan apa yang kalian tawarkan menggunakan internet.

Photo by PhotoMIX Ltd. from Pexels


Apabila website belum memiliki performa SEO yang diinginkan, maka harus segera dibenahi. Visibilitas yang baik di search engine adalah strategi marketing digital yang penting. Sebab semakin banyak kemungkinan orang masuk ke website secara organik.

Selain melalui back-end dan coding, konten yang ada di blog kalian juga berperan penting untuk mengoptimalkan SEO. Salah satu caranya adalah dengan memastikan kamu memiliki konten yang up-to-date, ditulis dengan baik, dan konten juga memuat kata kunci penting terkait produk dan atau jasa.

Selain SEO, strategi digital marketing lain adalah Conversion Rate Optimization (CRO) sebagai acuan Untuk mengukur keberhasilan campaign atau metode digital marketing yang kalian lakukan. Semisalnya membeli suatu produk, mendaftarkan diri, membuka halaman tertentu, melihat video sampai habis dan sebagainya. Dalam meningkatkan conversion rate, kalian dapat memperbaiki website melalui pop up banner (walaupun ini annoying sih) atau sebuah main banner yang catchy.

Jadi, belajar ilmu marketing adalah salah satu alasan terkuat saya kenapa harus membuat blog. Kemudian kenapa saya sangat tertarik dengan SEO dan CRO? Karena kedua hal ini bisa langsung diaplikasikan dan dicoba hanya dengan sedikit effort. Ibaratnya, saya bisa melakukan trial-error untuk berbagai kasus yang berbeda.

Namun, bukan berarti membuat blog akan semudah menjentikkan jari. Kelemahan saya adalah sering stuck jika dipaksa membahas hal lain yang tidak saya kuasai. Dalam hal ini menulis topik di luar kemampuan saya. Hal ini baru saya sadari ketika menjalankan suatu project yang membutuhkan bidang lain dan saya nggak memiliki kenalan di sana. Ya, karena saya berteman dengan orang yang itu itu saja keahliannya. Saya sadar, bahwa harus ada 'jembatan' yang dibangun. Ini yang menjadi alasan lain kenapa saya masih bergelut mengelola blog. Ada beberapa alasan kenapa saya menulis sebuah blog sebagai 'jembatan', yaitu.

Pertama, pengetahuan. Ya, pengetahuan kalian bisa jadi lebih luas. Kalian bisa menanggapi topik tertentu dari sudut pandang yang berbeda. Pengetahuan semakin luas karena semakin banyak saya menulis. Ya karena saya harus semakin banyak membaca. Sometimes, I need to read before I write.

Kedua, sharing knowledge. Setelah saya mendapatkan pengetahuan, ada satu hal lagi yang perlu dilakukan yaitu sharing knowledge. Mengapa? Ya kalo ide menulis hanya ada di angan-angan, kadang kalian nggak tau kalo peluang lain juga menanti.

Beberapa teman saya yang hobi menulis sekarang sudah bekerja dari apa yang selalu mereka kerjakan. Ya jadi penulis konten artikel, penulis lepas atau content creator video maupun grafis. Writing and publishing are the most effective ways to serve the others.

Ketiga, jadi semakin banyak koneksi. Serius deh. Coba bayangkan jika semakin banyak orang yang kalian kenal dan mereka tau keahlian kalian, maka semakin mudah kalian direkomendasikan untuk mengerjakan suatu hal. Itu baru satu sisi positifnya, mungkin jika kalian merasakan sebuah kesulitan, orang lain bisa membantu kalian. Misal nih, kalian kebagian project sebuah desain blog dan main content di dalamnya. Sedangkan expertise kalian adalah copywriting dan content writing. Maka kalian membutuhkan partner untuk membuat tampilan website tersebut. Kalo networking sudah tercipta dan banyak, makan tugas ini akan mudah untuk dikerjakan.

Keempat, improve my writing skills. Seriously, kalo nulis cuman dibaca sendiri kadang-kadang jenuh juga. Ada saatnta saya membandingkan hasil tulisan saya dengan artikel milik orang lain. Bahkan jika networking kalian sudah terjalin dengan baik, ada saatnya teman kalian ikut mengkoreksi apa yang sudah dikerjakan. Tentu hal ini akan menambah wawasan dan meningkatkan keahlian kalian dalam menulis artikel

And here is a little secret

Ngomongin tentang blog nggak jauh dari dunia internet. Mulai dari hal teknis kepenulisan hingga operasional seperti domain dan web hosting. Teknis kepenulisan bisa kalian pelajari seiring berjalannya waktu. Entah itu dari teman-teman di komunitas maupun dari berbagai kompetisi yang diselenggarakan.

Lain halnya dengan sisi operasional seperti pemilihan nama domain, server dan web hosting. Poin utama adalah sumber daya yang reliable. Sehingga nggak ada alasan lagi blog milik kalian punya down time yang terlalu lama atau bahkan sulit diakses. Banyak sekali provider hosting di Indonesia. Namun, saya merekomendasikan web hosting murah 2019 bersama Domainesia.

Why Domainesia?

Simpelnya, harga yang ditawarkan cukup bersahabat yakni mulai dari Rp. 8.000/bulan hingga Rp. 64.000/bulan. Itu sudah pakai 100% Enterprise SSD untuk performa. Ya tau sendiri lah kecepatan SSD dibandingkan hosting konvensional yang masih menggunakan HDD.

Domainesia punya server di Jakarta. Server yang berdekatan dengan blog kalianya pastinya punya potensi secara efisien untuk dapat memiliki akses yang lebih cepat.

Pssstt... info penting nih buat kalian yang ingin beli hosting melalui Domainesia saya punya voucher potongan 20% nih dari Jungjawa. Tinggal masukin aja kupon 'JUNGJAWA20' pada pembayaran kalian. Enak kan? Paling penting menurut saya adalah support ke konsumen. Domainesia dalam hal ini sangat baik. Saya pernah mengalami permasalahan teknis dimana harus dikerjakan secepat mungkin. Admin chat support dari domainesia mampu melayani saya dengan baik pada saat itu. Wagelaseh!

Jadi, apakah kalian sudah menemukan alasan tersendiri kenapa harus membuat sebuah blog? Atau jangan-jangan kalian punya alasan lain yang jauh berbeda dengan saya, tidak masalah. Silakan, dunia itu memang nggak sempit kok. Bahkan kalian punya kesempatan untuk saling berdiskusi di kolom komentar. Happy blogging!

P.S. Just a small note, I think it can help me to read this article again to gain some reasons why I started create a Blog


Cara diet sehat menjadi hal yang sangat penting untuk orang-orang yang sudah pusing memikirkan masalah berat badan yang sulit turun. Berbagai cara telah dilakukan tetapi terkadang tidak membuahkan hasil yang maksimal. Dibandingkan memilih cara diet yang ekstrem, tetap mengutamakan kesehatan adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan. Apalagi biasanya cara ekstrem menimbulkan efek samping yang dapat membahayakan tubuh. Maka, jika melakukan diet dengan cara sehat, ada dua keuntungan yang bisa diperoleh, tubuh yang bugar dan berat badan yang turun.

Bahaya Memiliki Badan Terlalu Gemuk

Sudah bukan rahasia umum lagi jika memiliki badan yang terlalu gemuk dapat menghambat segalanya. Tak hanya menimbulkan penyakit saja, ada banyak kerugian yang nantinya bisa Anda peroleh. Jika Anda tidak percaya, maka berikut ini beberapa bahaya yang akan ditimbulkan apabila memiliki berat badan yang terlalu gemuk. 

Meningkatkan Risiko Terkena Kanker

Ketika seseorang mengalami kegemukan, zat yang ditimbun di dalam tubuh adalah lemak jahat. Pada seorang pria, kondisi tubuh yang gemuk bisa mengakibatkan meningkatnya risiko kanker ginjal, kanker pancreas, dan kanker esophagus. Sedangkan pada wanita, bisa menyebabkan kanker kandung empedu, kanker ginjal, dan kanker rahim.

Gangguan Tidur

Sleep apnea adalah salah satu gangguan tidur yang disebabkan karena tubuh terlalu gemuk. Ketika tidur di malam hari, orang gemuk terkadang bisa berhenti bernapas selama beberapa kali, dan hal tersebut tentunya sangat berbahaya mengingat ketika di malam hari tubuh juga lebih mudah merasakan panik.

Cara Diet Sehat yang Mudah dan Aman

Cara diet sehat sebenarnya hanya mengenai bagaimana cara Anda mengatur pola makan dan menyisihkan waktu untuk berolahraga. Jauhi makanan-makanan yang berminyak dan mengandung banyak gula. Terapkan sistem makan empat sehat lima sempurna karena hal tersebut bisa membantu Anda dalam mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi. Jika Anda bingung dalam mengatur jenis makanan yang dikonsumsi, maka bisa menggunakan jasa catering harian Jakarta yang sangat mudah ditemukan. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot lagi memikirkan masalah makan dan tinggal fokus rutin berolahraga. 

Asalkan Anda memiliki niat yang kuat, cara diet sehat pasti akan bisa terlaksana dengan baik. Jika Anda ingin lebih mudah dan praktis, sebaiknya langsung saja gunakan jasa Gorry Gourmet yang dapat menyediakan segala jenis makanan sehat untuk Anda konsumsi. Menu yang dihadirkan merupakan hasil pemikiran mendalam dari chef kelas dunia yang tidak usah diragukan lagi. Segala kebutuhan gizi akan terpenuhi dan tubuh menjadi lebih sehat.


Artikel terakhir di blog ini adalah sponsored post. Sedangkan artikel pure opini terakhir mengenai Digital Printing Solution sudah saya tulis setengah tahun yang lalu. Sad :(

Apa yang seharusnya saya lakukan?

Bukan tanpa sebab kenapa saya sulit menulis akhir-akhir ini. Selain karena urusan lain yakni pekerjaan, ada hal yang kurang mendukung saya. Saya baru sadar ketika laptop yang saya pakai sekarang tidak powerfull seperti laptop Asus X450JB sebelumnya.

Well, saya sering menggunakan laptop tersebut untuk editing foto untuk blog. Sekarang saya harus downgrade menggunakan laptop 12 inchi. Tentu saja kemampuannya tidak bisa dibandingkan dengan perangkat sebelumnya.

Hal tersebut membuat saya untuk mencari tools untuk blogging yang lebih mudah. Terakhir, saya menemukan artikel terkait Jekyll sekitar akhir tahun 2017. Saat itu saya mencoba membaca artikel tersebut masih merasa kurang cocok.

Building static site generator? Terdengar kurang familiar bagi saya. Walaupun setelah itu saya membuat akun Github dan 'hanya' menggunakannya untuk menyimpan source code beberapa script untuk blog yang saya kembangkan.

Namun, saya masih belum bisa move on dari blogspot untuk menjadikan domain jungjawa.com beralih dengan static page generator. Ya, walaupun saya sadar, blogspot memiliki banyak limitasi.

Dokumentasi yang kurang memadai menjadi alasan saya untuk segera berpindah dari platform ini. Selain itu, saya hanya melakukan manajemen untuk satu file XML saja. Selain sulit, ketergantungan kepada widget.js dan kawan-kawan dari Google JS yang lain menjadikannya sulit untuk local editing.

Dalam mengembangkan template blogspot pun saya harus dituntut untuk selalu memiliki konektivitas internet yang memadai. Setelah dilakukan editing secara lokal, saya harus copy paste XML tersebut dan testing di dummy blog. Melihat hasilnya, apakah bisa berjalan dengan baik, atau tidak.

Stackoverflow dan Github pun tidak banyak membantu untuk mencari dokumentasi blogspot. Ya, karena kebanyakan sudah mak plek jadi langsung pakai template saja.

Pada akhirnya, akhir Maret 2019 kemarin saya mulai beralih menggunakan Jekyll. Mempelajari bagaimana static page bisa digunakan untuk menulis blog dan ternyata, perbedaan signifikannya ada di loading time yang cukup cepat.

Jekyll saya gunakan di domain saya yang lain, yaitu dev.jungjawa.com. Sekalian belajar Jekyll, saya tuliskan saja beberapa tahapannya. Bisa jadi artikel kan. Lumayan.

Halo, kenalan dulu yak!


What is Jekyll

Sebelumnya, ada dua jenis website yang harus kita kenal: website dinamis dan website statis. Website dinamis dibuat menggunakan CMS atau Content Management System. Misalnya Wordpress, Blogger/Blogspot, Tumblr dan lain sebagainya. Konten yang dibuat disimpan dalam sebuah web database yang bisa sewaktu-waktu dipanggil ketika ada request.

Contohnya ketika kita membuka Tirto.id dan melakukan pencarian artikel 'teknologi informasi' misalnya. Tirto tidak menyediakan sebuah halaman HTML yang berisi artikel terkait teknologi informasi. Tapi, Tirto memiliki frame khusus untuk hasil pencarian artikel. Di belakang layar, mesin akan mencari artikel dengan kata kunci 'teknologi informasi' di database yang dimiliki oleh Titro. Kemudian hasil pencarian tersebut akan dimuat ke dalam frame hasil pencarian tersebut.

Sehingga ketika ada artikel-artikel baru yang masuk ke database, maka artikel tersebut dapat ditampilkan di hasil pencarian.

Baca juga: Catatan Tentang Jekyll untuk Pertama Kali (Part 1) — Introduction

Sedangkan untuk website statis, tidak menggunakan database. Konten yang ditampilkan pada halaman website statis memang sudah ada pada file HTML-nya. Tidak ada mesin yang mencari dari database. Wong database-nya wae ndak ada kok.

Artikel blog post yang ada di website statis, ditulis satu persatu menggunakan tekt editor seperti Sublime, Notepad atau VSCode.

Nulisnya ya kayak gini, huhuhuhu~


Menulis blog post di website statis, Jekyll menggunakan format Markdown dan HTML. File-file ini nantinya dikonfigurasi oleh sebuah file config untuk diupload ke server dan ditampilkan sesuai dengan theme atau HTML page yang sudah kita set.

Banyak kelebihan yang bisa saya rasakan ketika sudah menggunakan Jekyll ini jika dibandingkan dengan Wordpress maupun Blogger untuk aktivitas blogging, di antaranya:
  • Tidak berlebihan. Tidak seperti Wordpress yang memiliki banyak sekali plugin dan sangat sulit untuk tidak dimanfaatkan. Wordpress lebih cocok jika dikembangkan lebih dari sekadar blog. Bisa ecommerce maupun hal lainnya sesuai website dinamis. Jekyll lebih cocok sebagai blogging platform karena simple, apalagi hanya memiliki satu author untuk blog personal.
  • Page loading time absolutely unbelieveable. Memuat halaman tanpa harus melakukan request database ke server akan memangkas banyak sekali waktu load time suatu website. Apakah hal ini berpengaruh untuk SEO? Nah, ini menarik untuk dipelajari.
  • Security. Website statis 'mungkin' lebih secure. File yang ada di dev.jungjawa.com hanyalah file statis. Rasanya lebih aman dari gangguan hacker maupun malware. Kecuali username dan password bisa didapatkan. Jika dibandingkan dengan Wordpress yang memiliki banyak vulnerabilities.
  • Github. Nah, ini yang saya suka. Saya pernah kepikiran untuk membeli sebuah hosting di beberapa provider hosting lokal. Niatnya untuk membuat sebuah web blogging dan menyimpan file-file saya di hosting tersebut. Namun, setelah saya mengetahui bahwa dengan Github, bisa membuat sebuah blog. Tentu saja ...gratis.
  • Dokumentasi. Adanya Github di belakang Jekyll, maka akses untuk mempelajari dokumentasi, pengembangan source code atau diskusi dengan komunitas menjadi semakin terbuka. Memudahkan untuk saling kolaborasi.
  • Local edit. Blog post Jekyll bisa saya tulis di komputer lokal, dengan format Markdown maupun pure HTML. Selanjutnya, ketika ada koneksi internet, saya tinggal push ke Github milik saya. Tanpa harus editing tulisan dikasih bold, miring, menyisipkan gambar dan lain sebagainya.

Namun, dibalik banyaknya keuntungan menggunakan Jekyll, saya menyadari bahwa ada kekurangan yang saya temui di sini:
  • Menulis blog post menggunakan website statis berarti harus bertemu dengan teks editor dan murni formatting menggunakan simbol khusus Markdown atau HTML. Bagi yang terbiasa editor WYSIWYG tentu hal ini cukup merepotkan. Selain harus menghafal, tentu harus banyak sekali praktek yang dilakukan. Contohnya untuk membuat sebuah kata menjadi tebal, maka harus ditulis dengan tanda **kata** disetiap awal dan akhir kata. Mirip yang kita tulis di Whatsapp. Cukup repot.
  • Instalasi yang cukup ribet. Saya memerlukan sekitar satu hari untuk menciptakan 'ekosistem' Jekyll di laptop yang digunakan sekarang. Seperti instalasi Github Desktop, membuat Github Page, memasang Visual Studio Code dan lain sebagainya. Sangat berbeda apabila menggunakan Wordpress atau Blogger. Cukup dengan membuka web browser.
  • Tricky. Ada beberapa hal yang perlu dicari lebih dalam untuk menggunakan Jekyll. Saya harus benar-benar membaca troubleshooting yang sudah dilakukan oleh orang lain di Github. Memahaminya agar tidak terjadi error dalam development yang sedang saya kerjakan. Contohnya dalam mengubah tampilan blog. Jika dengan Wordpress dan Blogger bisa sekali klik, dengan Jekyll saya harus membuka root folder dan mencari file .scss dan variabel yang harus saya ganti.
Menarik enggak sih? Jika ada yang ingin didiskusikan terkait penggunaan Jekyll, bisa pakai kolom komentar di bawah nih. Jika sekedar say hello, bisa ke hello at jungjawa.com. Semoga bermanfaat dan have a nice day.

Good Ideas. Great Stories.

Feel free if you want to send an email to me and ask anything, or just to say hello!

hello@jungjawa.com

Copyright © jungjawa 2022