Berguna Enggak Sih Fitur Stabilizer di Xiaomi Yi 4K? | Good Ideas. Great Stories.


Beberapa waktu yang lalu saya mencoba melakukan shooting dengan Xiaomi Yi 4K untuk mendapatkan komparasi fitur EIS yang disematkan. Ya, itung-itung untuk bahan perbandingan pada action cam lain yang ada dipasaran.

Sayangnya, saya tidak cukup banyak pengetahuan dalam hal melakukan komparasi kamera. Walhasil, apa yang saya rekam kurang begitu memuaskan. Begitu sih kata teman-teman saya.

Oh iya, buat teman-teman yang belum tentang EIS, enggak perlu pusing kok. EIS atau Electronic Image Stabilization pada dasarnya adalah fitur yang disematkan pada Xiaomi Yi 4K atau Xiaomi generasi kedua. Fitur ini merupakan stabilisasi gambar secara elektronik untuk meminimalisir guncangan kamera (handheld).

Baca juga: Iseng-iseng Slow Motion Xiaomi Yi 4K

Fitur stabilizer EIS ini hanya dapat aktif dengan pengambilan video pada resolusi 960, bukan 1080 maupun 720. Sehingga, rasio pengambilan akan lebih square daripada biasanya. Tapi, untuk masalah kualitas, tidak menurun jauh kok. Tergantung skill editing kita nantinya.

EIS hanya dapat digunakan pada resolusi 960. Baik 60 maupun 120 fps.






Sedangkan pada resolusi selain 960, sayang sekali... EIS tidak dapat digunakan
Setidaknya sejak awal kita sudah memiliki konstrain tertentu untuk melakukan rekaman video. Artinya, pengambilan video yang kita lakukan akan memotong bagian atas dan bawah jika menyesuaikan orientasi landscape (16:9). Sebab, pengambilan dengan menggunakan EIS akan menyisakan border hitam di sisi kanan dan kiri video karena rasionya 4:3.

Resolusi 960 menyisakan frame border hitam (kiri), sedangkan resolusi 720/1080 akan lebih baik (16:9)



Kemudian, apakah fitur EIS ini cukup berguna untuk merekam video? Menurut saya, fitur EIS pada Xiaomi Yi4K ini memang sangat berguna, terlebih ketika action cam kita gunakan untuk merekam kondisi jalan yang membuat getaran-getaran kecil pada hasil video.
Bagaimana untuk aktivitas vlogging (bukan motovlog)? Well, kualitasnya cukup bagus kok. Seperti yang saya katakan di atas, fitur ini akan meminimalisir share atau guncangan pada hasil rekaman. Apalagi, action cam kita didukung dengan gimbal 3-axis atau bahkan 5-axis. Wah... wah, bikin ngiler aja.

Rekaman komparasi fitur EIS tersebut dapat kamu lihat pada video berikut ini:


Baca juga: Xiaomi Yi 4K: Siap Bersaing dengan GoPro?

Well, dengan harga Xiaomi Yi 4K yang 3juta-an dan dibekali fitur EIS untuk membuat videoo tetap tajam meskipun kita memotret tanpa tripod, saya rasa cukup worth it. Ya, walaupun stabilizer secara elektronik tentu tidak memuaskan layaknya stabilizer eksternal seperti gimbal.

Komentar 4

Sampaikan pendapatmu di sini:

  1. lumayan yah harganya, beda sama siomay sebelumnya. temenku beli masih sejetonganlah, terus aku suka pinjem2.

    BalasHapus
  2. harganya sesuai lah dengan fasilitas yg diberikan :)

    BalasHapus

Good Ideas. Great Stories.

Feel free if you want to send an email to me and ask anything, or just to say hello!

hello@jungjawa.com

Copyright © jungjawa 2018