#TodayChallenge: JALAN-JALAN BANDUNG | Good Ideas. Great Stories.


Kesempatan ke Bandung yang gue ceritain di #TravelSeries: CIKAMPEK – BANDUNG sebelumnya membuat gue bikin tantangan lain seperti biasanya. Yap! #TodayChallenge

Kali ini gue bakalan balik ke Banjarmasin dengan menggunakan angkutan udara melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara. Pesawat akan terbang pukul 4 sore. Karena udah lama nggak jalan kaki maka gue memutuskan untuk pergi ke bandara dengan jalan kaki.

Suasana kota Bandung yang sejuk dan keinginan untuk menyusuri jalanan di kota Bandung semakin bikin gue semangat untuk melakukan hal menantang kali ini. Bagi yang pengen ngelakuin hal serupa, gue gak tanggung jawab ya. Takutnya ntar ketinggalan pesawat terus komplain ke gue.
Perempatan Braga

Kegiatan yang gue lakuin ini juga nggak ngasal gitu aja. Ada persiapan dan perencanaan yang udah matang juga. Yang pertama adalah kondisi fisik. Asal loe tau aja, jarak dari Kiaracondong ke Bandara Husein Sastranegara adalah sekitar 10 kilometer. Jarak sejauh itu sih bukan masalah. Yang bikin sedikit mengganggu adalah tas ransel yang dibawa memiliki bobot sekitar 7kg lebih. Lumayan pegel sih.

Sebelumnya gue menelusuri kota Bandung dengan Google Maps dan mencari rute terdekat menuju bandara dan menemukan jalur tercepat yang ditempuh dengan jalan kaki sekitar 2 jam. Itu diasumsikan kita berjalan tanpa berhenti. Yang namanya jalan-jalan pasti liat-liat lingkungan sekitar bukan? Kadang kita akan ngambil foto di spot-spot menarik. Mungkin butuh waktu sekitar 2 jam 30 menit.

Akhirnya gue memutuskan untuk berangkat dari Kiaracondong pukul 11.45 dan estimasi dari Google Maps akan tiba di bandara pukul 14.04. Yosh!

Oh iya, kok pake Google Maps? Gak takut nyasar? Nggak dong. Di Bandung pake Kartu As gak usah khawatir sama koneksi internetnya. Pokok e josh! Tingkat akurasi juga tinggi, pernah sampe 3 meter loh, paling jauh 12 meter deh. Lagian pake Kartu As gampang nge-lock posisi kita pake GPS. Jadi gak bakalan bingung kita ada dimana dan mau kemana.

Loe pake koneksi 3G Jung? Nggak, cukup GSM only karena mau ngehematin baterai. Pake GSM Only/2G/HSDPA gini aja udah lancar kok. Dan yang paling penting kita nggak bakalan takut kehilangan sinyal. Karena jaringan Telkomsel semakin luas di seluruh Indonesia sehingga kita gak perlu takut kok untuk menjelajahi indahnya Indonesia ditemani produk-produk Telkomsel.
Salah satu spot di pinggir Jl. Padjajaran (halte)

Dan alhamdulillah gue sampe Husein Sastranegara pukul 14.32, ngaret dikit lah karena ngatur napas di jalan dan menikmati hiruk pikuknya kegiatan warga Bandung di sekitaran rute yang gue tempuh.

Menurut gue Bandung paling enak dijelajahi dengan jalan kaki lebih lama. Hawa sejuk ditambah rindangnya pepohonan jalanan kota bikin betah buat jalan-jalan. Namun satu hal yang masih kurang, yakni trotoar atau pedestrian buat pejalan kaki lebih banyak di ‘konsumsi’ oleh para pedagang kaki lima. Sehingga terkadang para pejalan kaki turun ke jalan raya. Padahal itu bisa membahayakan pengguna jalan dan pejalan kaki itu sendiri.

Selain itu di Bandung terdapat agenda-agenda kota setiap harinya. Seperti #SeninGratisDamri, #Rebonyunda, #KamisInggris, #JumatSepeda, #CarFreeDay dan #BragaCulinaryNight. Gak heran kalo Bandung disebut Kota Kreatif. Orang-orangnya kreatif abis. Apalagi desainer disana

Komentar 4

Sampaikan pendapatmu di sini:

  1. Njrit beneran nih dari kircon ke husein siang hari? ouch.. padahal itu nggak ada sejuk-sejuknya.. kecuali ujan :v

    BalasHapus

Good Ideas. Great Stories.

Feel free if you want to send an email to me and ask anything, or just to say hello!

hello@jungjawa.com

Copyright © jungjawa 2018