Sebuah Milestone Sederhana

sebuah-milestone-sederhana


Saya yakin, manusia memiliki rekam jejak dalam hidupnya. Memori masa kecil yang tak pernah terlupakan, hingga tempat favorit yang sering dikunjungi.

Masa kecil yang membuat kita memiliki berbagai cita-cita. Hanya dengan target sederhana dan menganggapnya sebagai pencapaian yang luar biasa. Awalnya, saya hanya menganggap remeh akan hal tersebut. Namun, saya salah, masa kecil mengajarkan kepada kita tentang arti sebuah pencapaian.

Tak terasa, sudah 3 tahun lamanya saya menulis dan menuangkan pemikiran di jungjawa.com. Sebuah aktivitas blogging yang nano-nano. Ada manis, asam, pahit dan lain sebagainya. Tidak masalah. Sebab blogging juga mengajarkan tentang kedewasaan.

Adakalanya saya terlihat idealis dan menggebu-gebu ketika menggunakan kata "gue" dan "loe". Tak lama kemudian, saya ditegur oleh Paijo.

"Ojo kemaki"

Saya terdiam.

Membuat saya menurunkan tempo dengan menggunakan kata "saya".

Paijo cukup sederhana dalam menemani dan menyunting tulisan saya. Bersama Paijo, saya berusaha memahami pola pikir yang kental dengan nurani dan belajar dari alam.

Selama tiga tahun menulis, saya selalu mempersetankan tentang metrik dalam blogging. Saya pikir, itu hanyalah omong kosong. Apakah saya salah? Ya, tentu saja. Jika saya ingin membeli kapal pesiar, maka mau tidak mau harus memiliki orientasi akan hal ini.

Kemudian, saya belajar menulis. Menyusun alur berpikir dan konsisten dengan pokok pemikiran yang dituliskan. Thanks to: +uni dzalika , +Mahadewi Sugiastuti Shaleh  and +Titi Iskandar.

buat-kamu-dari-sindoro
Maunya buat kalian! Bukan kamu aja. Hehehe...


Dari mereka saya banyak belajar. Tanpa mereka, mungkin saya masih terjerumus untuk menghabiskan waktu dengan mengeluh dan pesimis. I'm sorry to say.

Saya mencoba keluar dari zona nyaman. Bertemu dengan orang-orang baru dan mencoba belajar dari mereka yang 'rendah hati' membagikan ilmunya di linimasa sosial media. Baik itu Twitter maupun Facebook. Ada banyak hal yang tergores dalam jarak 2.0

Menolak pesimis dan berusaha untuk membuat target sederhana. Selama lima tahun, saya belajar itu semua. Tidak mudah untuk melakukan berbagai hal dalam waktu yang bersamaan. Akan tetapi, lelah dan keringat tak akan pernah mengkhianati.

Hari masih pagi, saya masih memiliki banyak target sederhana. Tapi, akan ada satu ketakutan dalam diri yang tak mungkin untuk disembunyikan.

Masihkah saya menulis?

Saya harus jujur, menulis adalah kegiatan yang menyenangkan. Seperti kata Firdaus Ramdhan, belajar menulis ya sama seperti belajar berbicara. Sedangkan membaca adalah pelengkap yang saling melengkapi.

Bagaimana jika saya tidak memiliki kesempatan untuk menulis lagi? Hal itu yang saya takutkan. Tentang sebuah pencapaian selama tiga tahun menulis dan lima tahun menyusun target yang seolah akan hilang sia-sia.

Oh, sebentar, target menulis dan menyusun tanggung jawab baru saja terlewati. Dengan waktu yang hampir bersamaan, saya menduga bahwa Tuhan mengerti dan mencoba kembali membuka mata saya, bahwa roda kehidupan itu berputar. Suatu saat, bisa saja kalah, namun bukan alasan yang cukup bijak untuk menyerah.

Kalah tak menyerah. Menang tak jumawa.

Selanjutnya, saya tetap ingin menulis. Entah sampai kapan, entah bagaimana caranya. Bagaimana jika saya menulis apapun yang saya sukai? Ya. Tepat sekali.

Tadi pagi, saya mencoba untuk berdamai dengan navbar blog ini. Sudah lama sekali ternyata saya tidak melanjutkan pengembangannya.

blog-membahas-computational-fluid-dynamics
Selamat datang CFD


Sebuah kategori topik baru yang muncul, CFD. Bukan, saya tidak berniat untuk menulis tentang acara pagi-pagi dijalanan. Enggak.

Saya ingin menulis tentang Computational Fluid Dynamic. Sebuah cabang ilmu turunan dari Mekanika Fluida dan analisis numerik.

Lalu, apakah saya akan berhenti membuat post dalam bentuk opini? Tidak, semuanya akan saya tuliskan di blog ini saja. Ibarat warung, itu hanyalah menu baru. Tidak lebih.

Tak salah pula jika pengunjung warung sederhana ini juga berniat mencobanya. Siapa tahu bisa cocok dan belajar bersama, bukan?

Tiba-tiba saya menjadi semangat menulis lagi. Oke, sebuah milestone sederhana. Tidak lebih dan tidak kurang, semoga tetap berdiri tegar. Good ideas. Great stories.

Komentar

  1. Ah..sudah lama saya tak menulis semacam ini di blog

    BalasHapus
  2. Coba di backlink blognya hahaha.

    Sama-sama belajar, sama-sama mengambil hal baik dan mengurangi hal buruk. Glad to read it.

    BalasHapus
  3. Mau komen apa ya denga tulisan? Seneng aja bahasa mengalir.. sementara saya yang sudah tuwir menulis masih tertatih tatih..

    BalasHapus
  4. Banyak ide yang bisa kamu tulis mas, aku rasa banyak orang yang menunggu tiap tulisanmu :-D

    BalasHapus
  5. Quote dari Teh Dewi, I'm so glad to read it. Terima kasih juga udah berkenan bertukar pikiran, saling membagi bukan malah menyalahi kekurangan, menghakimi kesalahan dan kekeliruan. Yuk, kita terus belajar bareng lagi! :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Post

Pengalaman Pengembalian Dana (Refund) Tiket Pesawat di Traveloka

LOGO BARU PIZZA HUT

SAMUDRA!